Seminar, Training, Main Visit 12TH JOURNALIST DAYS 2014 by FEUI

lombamenulis:

image

MAIN EVENT 12TH JOURNALIST DAYS

LATAR BELAKANG

Badon Otonom Economica, organisasi tertua di Fakultas Ekonomi Ul, memiliki program kerja tahunan bertajuk Journalist Days. Journalist Days merupakan acara jurnalistik terbesar di UI dengan lingkup nasional yang telah sukses rutin diselenggarakan setiap tahun selama 11 tahun. Pada April Tahun 2014, Journalist Days akan hadir untuk ke-12 kalinya dengan mengusung tema “Wajah Pers Indonesia di Balik Pesta Demokrasi 2014”.

TENTANG TEMA : WAJAH PERS INDONESIA DI BALIK PESTA DEMOKRASI

Read More

2 notes

by Kak Nurul.
Karena ketika kecil saya terlalu banyak merasa diri saya tidak begitu berarti, hari ini saya jadi terlalu sering terharu dengan doa-doa luar biasa yang dikirimkan oleh orang-orang yang saya sayangi.
Ya Allah, Maha Pendengar dan Maha Penjawab doa, balaskanlah doa-doa itu agar juga kembali kepada mereka.

by Kak Nurul.

Karena ketika kecil saya terlalu banyak merasa diri saya tidak begitu berarti, hari ini saya jadi terlalu sering terharu dengan doa-doa luar biasa yang dikirimkan oleh orang-orang yang saya sayangi.

Ya Allah, Maha Pendengar dan Maha Penjawab doa, balaskanlah doa-doa itu agar juga kembali kepada mereka.

Jempol saya sekece ini. Sungguh besar kuasa-Nya.

Jempol saya sekece ini. Sungguh besar kuasa-Nya.

islamicthinking:

You owe your parents a lot. You never prayed to have them, but they may have prayed to have you.

islamicthinking:

You owe your parents a lot. You never prayed to have them, but they may have prayed to have you.

579 notes

KEA

Barusan saya mengaduk-aduk email sampai ke dasar-dasar untuk mencari sebuah pesan lama yang sedang sangat saya butuhkan saat ini. Saya menemukan banyak email masa SMA yang membuat saya rindu sekali dengan masa putih abu-abu itu.

Di antaranya, saya menemukan percakapan antara saya dengan seorang sahabat bernama Camira alias Alfira bertajuk “Konferensi Emma dan Alfira (KEA)”. Hahaha judulnya saja amat mengagumkan, sungguh menggetarkan bumi, langit, dan isinya. Saya terguncang ketika membacanya. Isi percakapan itu adalah tentang persiapan kami menyongsong lomba yang akan kami selenggarakan pada tahun 2012 lalu. Percakapan itu sangat seru dan melelahkan. Kemalangan yang menimpa kami bertubi-tubi membuat asap mengepul dari kepala kami. Asap itu kami hirup sendiri dan masuk ke dalam paru-paru. Zat-zat yang dibawa asap itu berdifusi ke dalam darah. Hemoglobin di dalam darah mengikatnya dan membawanya mengaliri seluruh jaringan di dalam tubuh. Darah membawanya ke otak. Saya bernostalgia dengan surel itu~

#curhat

*Tutup KEA, ngubek email lagi.*

Manusia Seperti Sebuah Buku

Manusia seperti sebuah buku.

Cover depan adalah tanggal lahir, cover belakang adalah tanggal kematian.

Tiap lembarnya adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan. 

Ada buku yg tebal, ada buku yg tipis. 

Ada buku yg menarik dibaca, ada yg sama sekali tidak menarik.

Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di’edit’ lagi. 

Tapi hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru, dan tiada cacat. 

Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin,
Allah SWT selalu menyediakan hari yang baru untuk kita.

Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya. Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita kedepannya sampai saat usia berakhir, yang sudah ditetapkan-Nya. 

Terima kasih Allah SWT utk hari yg baru ini…

Syukuri hari ini…. 
Dan isilah halaman buku kehidupanmu dgn hal2 yg baik semata.

Dan jangan pernah lupa untuk selalu bertanya kepada Allah SWT tentang apa yang harus ditulis tiap harinya.

Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai, kita dapati diri ini sebagai pribadi yg berkenan kepada-Nya. 

Dan buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan bagi anak2 kita dan siapapun setelah kita nanti. 

Selamat menulis di buku kehidupanmu. Menulislah dengan tinta cinta dan kasih sayang, serta pena kebijaksanaan.

Sumber: Grup Whats App “Man Jadda Wajada”

Kontradiktif

I hated you as much as I loved you, My Idiot.

-Catatan hidup dari seorang kawan lama yang bermutasi menjadi makhluk psikopat setiap kali di dekat sang oponen-

Dia ingin suatu hari ketika tua dan penuh lupa, dia bisa mengingatnya melalui saya. Dengan cara ini saya mengabadikannya untuk suatu hari dapat mengingatkannya.

#abaikan #curhatanmacamanakSMPyangtidakpunyadiary

islamsymphony:

“The heart will rest and feel relief if it is settled with Allah and it will worry and be anxious if it is settled with people.” Ibn al-Qayyim

islamsymphony:

“The heart will rest and feel relief if it is settled with Allah and it will worry and be anxious if it is settled with people.” Ibn al-Qayyim

619 notes

islamsymphony:

"If you keep reminding your heart about Allah, there will come a time when your heart will remind you of Allah."

islamsymphony:

"If you keep reminding your heart about Allah, there will come a time when your heart will remind you of Allah."

129 notes

islamsymphony:

“Detachement is not that you should own nothing, but that nothing should own you." -Ali Ibn Abi Talib

islamsymphony:

Detachement is not that you should own nothing, but that nothing should own you." -Ali Ibn Abi Talib

291 notes

Page 1 of 21

1

2

3

4

5

Next ›